Apa itu sinusitis?
Sinusitis adalah penyakit
yang terjadi di daerah sinus. Sinus sendiri adalah rongga udara yang terdapat di
area wajah yang berhubungan dengan hidung. Fungsi dari rongga sinus sendiri
adalah untuk menjaga kelembapan hidung & menjaga pertukaran udara di dalam
hidung. Rongga sinus sendiri terdiri dari 4 jenis yaitu :
• Sinus
Frontal, terletak di atas mata bagian tengah dari msing-masing alis
• Sinus
Maxilary, terletak di antara tulang pipi tepat di smping hidung
•
Sinus
Ethmoid, terletak diantara mata, tepat di belakang tulang hidung
. Sinus
Sphenoid, terletak di belakang sinus ethmoid & di belakang mata
Di dalam rongga sinus
terdapat lapisan yang terdiri dari bulu-bulu halus yang di sebut dengan cilia.
Fungsi dri cilia ini adalah untuk mendorong lendir yang di produksi didalam
sinus menuju ke saluran pernafasan. Gerakan cilia mendorong lendir ini berguna
untuk membersihkan saluran nafas dari kotoran ataupun organisme yng mungkin ada
. Ketika lapisan rongga sinus ini membengkak maka cairan lendir yang ada tidak
dapat bergerk keluar & terperangkap di dalam rongga sinus.
• Sinus
akut : gejala dirasakan selama 30 hari, dapat disebabkan oleh kerusakan lapisn
rongga sinus akibat infeksi atau tindakan bedah
• Sinus
subakut : gejlanya dirasakan selama 1 bulan sampai 3 bulan
• Sinus
kronis : biasanya gejala diraskan lebih dari 3 bulan, disebabkan oleh infeksi bakteri atau virus
Patologi
Adanya demam, flu, alergi dan
bahan bahan iritan dapat menyebabkan terjadinya pembengkakan pada ostia sehingga lubang drainase ini menjadi buntu dan mengganggu aliran udara
sinus serta pengeluaran cairan mukus. Penyebab lain dari buntunya ostia adalah tumor dan trauma. Drainase cairan mukus keluar dari rongga
sinus juga bisa terhambat oleh pengentalan cairan mukus itu sendiri
Tersering adalah kuman Streptococcus pneumoniae dan
Haemophilus influenzae yang ditemukan hampir pada 70 % kasus. Allergi dapat
memperberat
penyakit
ini ,sehingga orang yang memang telah
mengidap allergi akan lebih mudah terkena radang sinus ini.
Penyebab sinusitis ada beberapa :
1.
Infeksi / peradangan, baik di daerah rongga hidung maupun tenggorokkan
(peradangan amandel - tonsil dan adenoid) (gbr.2)
2.
Adanya sumbatan di daerah rongga hidung, seperti :
o
polip (gbr.3)
o
tumor
o
benda asing
o
pembesaran tulang konka hidung (istilah medis: konka inferior dan
media)
o
tulang hidung bengkok (pada tulang tengah pemisah antara lubang hidung
kiri dan kanan - istilah medis : septum deviasi) (gbr.4)
3.
Adanya alergi pada hidung, sehingga menyebabkan sumbatan.
4.
Pengaruh lingkungan, seperti udara dingin, udara panas, asap polusi,
bau-bauan.
5.
Pada perenang, air sering masuk ke rongga hidung.
6.
Trauma (fisik maupun tekanan / barotrauma), menyebabkan perdarahan pada
sinus.
7. Infeksi pada gigi geraham (1,2,3) atas kiri dan kanan, infeksi yang
berat dan lama dapat menembus sampai rongga sinus maksilaris (pipi).
a.
Penyebab sinusitis akut
· Infeksi virus Sinusitis biasa terjadi setelah infeksi virus pada
saluran pernafasan bagian atas, misalnya; pilek.
· Bakteri Di dalam tubuh manusia terdapat beberapa jenis bakteri yang
dalam keadaan normal tidak menimbulkan penyakit. Jika sistem pertahan tubuh
menurun dari sinus tersumbat akibat pilek atau infeksi virus lainnya maka
bateri yang sebelumnya tidak berbahaya akan berkembang biak dan menyusup ke
dalam sinus sehingga terjadi infeksi sinus akut.
· Infeksi jamur Apergillus merupakan jamur yang bisa
menyebabkan sinusitis pada penderita gangguan sistim kekebalan. Pada
orang-orang tertentu, sinusitis jamur merupakan sejenis reaksi alergi terhadap
jamur.
·
Peradangan menahun pada saluran hidung.
· Penyakit tertentu Sinusisitis akut lebih sering terjadi pada penderita
gangguan sistim kekebalan dan penderita kelainan sekresi lendir.
b.
Penyebab sinusitis kronis
·
Asma
·
Penyakit alergi
a.
Individu yang rentan terkena Sinusitis
1.
Perokok, karena hawa panas yang dihisap dapat merangsang organ di sekitar hidung sehingga menimbulkan iritasi
dan memperbesar kemungkinan timbulnya sinusitis.
2. Penderita alergi. Perubahan temperatur dan kelembaban yang
mencolok dapat
mengakibatkan peradangan di dalam hidung yang mungkin merambat ke dalam sinus
3.
Perenang
4.
Penderita influenza dan
5.
Mereka yang tinggal di udara kering
Intervensi Fisioterapi
1. Inhalasi
2. US (Ultra Sound)
3. MWD










