Total Tayangan Halaman

Selasa, 26 Februari 2013

Tennis Elbow


Apa Itu Tennis Elbow II ??? 

       Tennis elbow merupakan kondisi patologis dari otot ekstensor pada umumnya yang terletak di origo pada epikondilus lateral humeri. Khusus, kondisi ini melibatkan tendon otot yang mengontrol ekstensi pergelangan tangan dan radial deviasi di mana mengakibatkan rasa sakit pada sisi lateral siku dengan mengontraksikan otot ini.
       Pertama kali kondisi tennis elbow dideskripsikan oleh Runge yang dinamai dengan Lawn Tennis Arm yang dijelaskan oleh Morris di lanset pada tahun 1882. Dan pada tahun 1883 hal ini diikuti oleh DR. H.P Mayor yang menggambarkan kondisi tennis elbow yang dideritanya pada tahun 1883. Deskripsikan Runge dia menyebutnya dalam penulis cramp (schreibe krampf) dan dikaitkan ke suatu periostitis dari epikondilus lateral humeri. Sejak saat itu telah banyak disebut oleh sejumlah nama seperti epicondylalgia, epikondilus pain, musisi's palsy (musikerlahmung), dan tennis pain (tennisscondylitis), meskipun kebanyakan penulis telah menggunakan istilah epicondylitis atau tennis elbow.
      Tennis elbow tipe II adalah suatu keadaan inflamasi pada tenno periosteal ekstensor carpi radial brevis yang berasal dari siku lengan bawah dan berjalan keluar ke pergelangan tangan. Tennis elbow disebabkan oleh gerakan berulang dan tekanan pada tenno periosteal. Gejala tennis elbow ini antara lain meningkatnya nyeri di siku setelah aktivitas yang menggunakan pergelangan tangan, kekakuan sendi siku, kesulitan meluruskan siku dan timbul nyeri saat otot ekstensor direntankan. 
     Tennis elbow terdiri dari 4 tipe yaitu tipe I cedera pada otot ekstensor carpiradialis longus (1%), tipe II cedera pada otot ekstensor carpiradialis brevis tenno periosteal (90%), tipe III cedera pada otot ekstensor carpiradialis brevis tenno muscular junction (1%), tipe IV cedera pada otot ekstensor carpiradialis brevis muscle belly (8%)

 Nyeri akibat Tennis Elbow Tipe II 
       
        Nyeri yang terjadi pada kondisi tennis elbow tipe II disebabkan karena adanya suatu inflamasi pada tenno periosteal, iritasi dan perlekatan kolagen. Nyeri ini terjadi karena adanya suatu pembebanan pada otot-otot ekstensor carpi radialis, sehingga dapat menyebabkan kerobekan pada tenno periosteal dan kerobekan kecil pada serabut tendon ekstensor carpi radialis brevis di mana akan dapat menimbulkan inflamasi karena reaksi vaskuler dan seluler pada tenno periosteal dengan tanda dan gejala berupa nyeri, bengkak, panas, dan warna yang kemerahan. Inflamasi tersebut merupakan suatu kondisi sebagai nyeri yang menyertai tennis elbow tipe II. 
       Adanya inflamasi pada tenno periosteal, iritasi jaringan dan perlekatan kolagen akan merangsang timbulnya nyeri. Kondisi ini sering kita jumpai pada pemain tennis, pemain bulutangkis, pemahat, dan ibu rumah tangga, di mana rasa sakit didaerah lateral siku. Di mana aktifitas fisik tersebut melibatkan tangan dan pergelangan tangan secara berlebihan atau overuse dan  berulang-ulang, pembebanan yang terlalu berat, serta terlalu sering melakukan aktivitas menggenggam dari pergelangan tangan.






0 komentar:

Posting Komentar