Apa Itu Tennis Elbow II ???
Nyeri akibat Tennis Elbow Tipe II
Tennis elbow merupakan kondisi patologis dari
otot ekstensor pada umumnya yang terletak di origo pada epikondilus lateral humeri. Khusus, kondisi ini melibatkan tendon otot yang mengontrol ekstensi pergelangan tangan dan radial deviasi di mana mengakibatkan rasa sakit
pada sisi lateral siku dengan mengontraksikan otot ini.
Pertama kali kondisi tennis elbow dideskripsikan oleh Runge yang dinamai dengan Lawn Tennis Arm yang dijelaskan oleh Morris di lanset pada tahun 1882. Dan pada tahun 1883 hal ini diikuti oleh DR. H.P Mayor yang menggambarkan kondisi tennis elbow
yang dideritanya pada tahun 1883. Deskripsikan Runge dia
menyebutnya dalam penulis cramp (schreibe krampf) dan dikaitkan ke suatu periostitis dari epikondilus lateral humeri. Sejak saat itu
telah banyak disebut oleh
sejumlah nama seperti epicondylalgia, epikondilus pain, musisi's palsy (musikerlahmung), dan tennis pain (tennisscondylitis), meskipun
kebanyakan penulis telah menggunakan istilah epicondylitis atau tennis
elbow.
Tennis elbow tipe II adalah suatu
keadaan inflamasi pada tenno periosteal ekstensor carpi radial brevis yang
berasal dari siku lengan bawah dan berjalan keluar ke pergelangan tangan. Tennis elbow disebabkan oleh gerakan
berulang dan tekanan pada tenno periosteal. Gejala tennis elbow ini antara lain meningkatnya nyeri di siku setelah
aktivitas yang menggunakan pergelangan tangan, kekakuan sendi siku, kesulitan
meluruskan siku dan timbul nyeri saat otot ekstensor direntankan.
Tennis elbow terdiri
dari 4 tipe yaitu tipe I cedera pada otot ekstensor carpiradialis longus (1%),
tipe II cedera pada otot ekstensor carpiradialis brevis tenno periosteal (90%),
tipe III cedera pada otot ekstensor carpiradialis brevis tenno muscular
junction (1%), tipe IV cedera pada otot ekstensor carpiradialis brevis muscle
belly (8%)
Nyeri yang terjadi pada kondisi tennis elbow tipe II disebabkan karena adanya suatu inflamasi pada
tenno periosteal, iritasi dan perlekatan
kolagen.
Nyeri ini terjadi karena adanya suatu pembebanan pada otot-otot ekstensor carpi
radialis, sehingga dapat menyebabkan kerobekan pada tenno periosteal dan
kerobekan kecil pada serabut tendon ekstensor carpi radialis brevis di mana
akan dapat menimbulkan inflamasi karena reaksi vaskuler dan seluler pada tenno
periosteal dengan tanda dan gejala berupa nyeri, bengkak, panas, dan warna yang
kemerahan. Inflamasi tersebut merupakan suatu kondisi sebagai nyeri yang
menyertai tennis elbow tipe II.
Adanya inflamasi pada tenno
periosteal, iritasi jaringan dan perlekatan kolagen akan merangsang timbulnya
nyeri. Kondisi ini sering kita jumpai pada pemain tennis,
pemain bulutangkis, pemahat, dan ibu rumah tangga, di mana rasa sakit didaerah
lateral siku. Di mana aktifitas fisik tersebut melibatkan tangan dan pergelangan tangan
secara berlebihan atau overuse dan
berulang-ulang, pembebanan yang terlalu berat,
serta terlalu sering melakukan aktivitas menggenggam dari pergelangan tangan.








0 komentar:
Posting Komentar